Minggu, 14 Agustus 2016
Biaya Setelah Wisuda
#Baca 6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Setelah Lulus Kuliah http://baca.co.id/4512303
Sabtu, 13 Agustus 2016
Tips Mengelola Baterai Smartphone
10 Aplikasi Android Yang Bikin Boros Baterai Smartphone
AVG, lembaga keamanan antivirus baru-baru ini merilis daftar sejumlah aplikasi Android yang membuat baterai smartphone cepat terkuras. Mungkin ini penyebabnya mengapa smartphone kamu boros baterai!
Dikutip dari liputan6.com, laporan ini dirilis berdasarkan survei terbaru AVG yang mengumpulkan data dari lebih 1 juta pengguna aplikasi AVG untuk Android. Survei ini dilakukan sepanjang kuartal ketiga 2014, mencakup aplikasi yang memiliki jumlah unduhan di atas 1 juta dari toko aplikasi Google Play Store.
Hasilnya, aplikasi Facebook menduduki posisi teratas dari daftar 10 aplikasi Android yang paling menguras sumber daya baterai. AVG berpendapat bahwa hal itu disebabkan karena Facebook kerap melakukan koneksi untuk memeriksa notifikasi yang masuk, bahkan ketika aplikasi sedang tidak digunakan.
Urutan kedua ditempati oleh Path, disusul Instagram di posisi keempat. Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) juga masuk dalam 10 besar deretan aplikasi paling rakus energi baterai. Lebih lengkapnya, berikut 10 aplikasi Android yang paling banyak menguras baterai smartphone:
Meskpun demikian, tetap ada cara yang bisa anda lakukan untuk menghemat baterai smartphone. Berikut 6 tips menghemat baterai smartphone yang dikutip dari kompas.com.
1. Matikan sinyal radio.
Seringkali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut bisa saja terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone berada atau trafiknya sedang penuh.
Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat.
Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatknya sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu “Setting”.
Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.
2. Aktifkan Airplane Mode.
Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur setting sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode saja, yaitu Airplane Mode.
Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, hingga Bluetooth, akan langsung dimatikan.
3. Matikan fitur getar (vibrate).
Fitur getar (vibrate) terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang berkendara, rapat, atau tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan “silent”.
Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya fitur getar yang ada di smartphone.
4. Tutup aplikasi yang tidak dibutuhkan.
Beberapa aplikasi yang dibuka secara bersamaan merupakan salah satu penyebab baterai cepat habis. Oleh karena itu, tutuplah aplikasi yang sudah tidak diperlukan lagi.
5. Jangan “streaming”
Ingin mendengarkan musik atau menonton video? Jika ya, sebaiknya simpan kedua jenis data tersebut di media penyimpanan yang ada.
Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via YouTube memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan “memaksa” sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.
6. Redupkan layar.
Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan.
Semoga tips-nya bermanfaat ya!
Sumber :
http://blog.8share.com/id/10-aplikasi-android-yang-bikin-boros-baterai-smartphone/
Tips Sukses Menjawab Pertanyaan Saat Interview
14 Pertanyaan Interview Tersulit dan Berikut Adalah Contoh Cara Menjawabnya
Sudah sering mengikuti interview kerja tapi belum juga mendapat tawaran kerja? Mungkin jawaban interview anda kurang tepat, meski sebenarnya skill anda sangat mendukung.
1. Tolong ceritakan mengenai diri anda
Image via SAYS Indonesia
- Yang jelas, jawaban seperti "Saya anak ketiga dari empat bersaudara" atau "Saya berusia 20 tahun, asal dari Bandung" tidak akan membuat pewawancara terkesan. Berapa jumlah saudara anda dan asal daerah anda tidak akan berpengaruh pada pekerjaan anda nantinya. Yang perlu anda lakukan adalah dengan menunjukkan bahwa anda membawa nilai tambah yang akan berguna bagi perusahaan.
Contoh jawaban: Saat ini saya bekerja sebagai penulis di salah satu media cetak nasional. Setelah bekerja dan belajar banyak di perusahaan ini selama 3 tahun saya merasa perlu mengambil tantangan baru untuk mengembangkan karir saya. Saya percaya semua ini bisa saya lakukan di perusahaan anda.says.com
2. Apa kelebihan terbesarmu?
Image via SAYS Indonesia
- Oke, pertanyaan ini kadang cukup menjebak. Walaupun pertanyaannya adalah tentang kelebihan, tapi anda harus pastikan kelebihan tersebut berguna untuk posisi dan perusahaan yang anda tuju. Keahlian anda membuat kopi yang lezat hanya berguna jika anda melamar sebagai barista, tapi tidak untuk posisi lainnya. Pastikan kelebihan yang anda berikan relevan dengan pekerjaan.
Contoh untuk yang melamar sebagai Salesman: Saya adalah orang yang sangat mudah bergaul dan karenanya dapat menjalin relasi dengan mudah secara alami.
Contoh untuk yang melamar sebagai guru TK: Saya pandai berinteraksi dengan anak-anak. Bagi saya, mengajar dan berinteraksi dengan mereka bukanlah pekerjaan tapi sesuatu yang memang saya nikmati says.com
3. Apa kelemahan terbesarmu?
Image via SAYS Indonesia
- Oke, jangan pernah menelan mentah-mentah pertanyaan ini. Walaupun pertanyaannya adalah apa kelemahan anda, tapi bukan berarti anda bisa menjawab "Saya sering telat bangun lalu terlambat ke kantor". Jawaban seperti akan membuat lamaran anda dilempar ke kotak sampah saat itu juga. Tapi ini juga bukan berarti anda bisa menjawab "Saya tidak punya kelemahan, saya adalah pekerja yang baik. Titik." Akan sangat mustahil bagi seorang pekerja untuk tidak memiliki kelemahan apapun. Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan menyebutkan salah satu kelemahan anda namun harus diikuti bagaimana usaha anda untuk mengatasinya sehingga tidak menjadi masalah dalam bekerja.
Contoh jawaban: Seperti laki-laki pada umumnya, saya cenderung fokus kepada satu tugas dan agak kesulitan untuk berganti ke tugas lainnya sebelum tugas yang pertama selesai. Namun saya sudah belajar untuk menggunakan skala prioritas dan memilih tugas-tugas mana yang mendesak dan sebaiknya diselesaikan duluan tanpa harus berurutan.says.com
4. Bagaimana latar belakang pendidikan telah mendukung karir anda?
Image via SAYS Indonesia
- Pertanyaan tentang latar belakang pendidikan sebenarnya mudah dijawab ASAL memang latar pendidikan anda relevan dengan pekerjaan. Jika latar belakang pendidikan anda adalah software engineering dan anda melamar diperusahaan pengembang aplikasi handphone, maka jawabannya tidak sulit. TAPI bagaimana jika latar belakang pendidikan anda adalah keguruan dan anda ingin melamar menjadi penulis? Anda dapat mengaitkan pengalaman-pengalaman lain yang berhubungan dengan bidang penulisan dan menggunakan latar pendidikan anda sebagai pendukung.
Contoh jawaban: Latar belakang pendidikan saya adalah keguruan namun saya juga aktif menulis di blog pribadi saya selama 3 tahun terakhir. Karena saya berpengalaman dalam mengajar, tulisan-tulisan saya lebih mudah dipahami pembaca karena dijelaskan dengan bahasa sederhana.says.com
5. Mengapa anda memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan terdahulu?
Image via SAYS Indonesia
- Untuk menjawab pertanyaan ini, kuncinya adalah jangan sampai anda menjelek-jelekkan perusahaan terdahulu. Walaupun anda tidak menikmati pekerjaan terdahulu atau anda membenci atasan anda, simpan itu untuk diri anda sendiri. Jangan jadikan interview sebagai ajang curhat. Justru gunakan alasan seperti anda mencari tantangan baru atau ingin mengembangkan karir.
Contoh jawaban: Bekerja selama lebih dari 3 tahun di perusahaan sebelumnya telah mengajarkan saya banyak hal, mulai dari urusan operasional maupun manajerial. Karenanya saya merasa sudah siap untuk menerima tantangan baru dan mengembangkan karir saya.says.com
6. Pernahkah anda mengalami konflik dengan atasan?
Image via SAYS Indonesia
- Walaupun pertanyaan ini hanya menanyakan pernah atau tidak pernah, jangan sampai anda hanya menjawab dengan iya atau tidak. Menjawab tidak untuk pertanyaan ini sangat tidak dianjurkan karena agak kurang masuk akal jika anda bekerja selama bertahun-tahun dan tidak pernah mengalami konflik sedikitpun. Perlu dipahami juga bahwa konflik ini tidak berarti anda memaki-maki atasan anda, tapi perbedaan ide pun bisa digunakan. Oh dan ingat, sertakan solusi bagaimana anda menyelesaikan konflik ini.
Contoh jawaban: Pernah suatu ketika saya dan atasan saya memiliki perbedaan pendapat kapan sebaiknya diskon diluncurkan untuk produk-produk pakaian kami. Atasan saya berpendapat sebaiknya 3 hari sebelum lebaran saja sementara saya berpendapat 7 hari sebelum lebaran. Saya memutuskan untuk meminta saran dari departemen pemasok dan akhirnya diputuskan diskon diluncurkan 3 hari sebelum lebaran karena ditakutkan stok pakaian tidak mencukupi jika diluncurkan jauh-jauh hari. Walaupun ide saya tidak diterima tapi saya setuju karena ini demi kebaikan perusahaan.says.com
7. Apa yang anda tidak suka dari rekan kerja anda?
Image via SAYS Indonesia
- Oke, pertanyaan menjebak lainnya. Ingat, jangan sampai anda kelepasan dan mengumpat-ngumpat tentang rekan kerja anda terdahulu. Yang perlu juga anda pahami adalah, anda tidak bekerja di surga. Jadi menjawab tidak ada yang tidak anda suka dari rekan kerja anda terasa kurang masuk akal. Gunakan kesempatan ini untuk memberikan satu contoh hal yang tidak anda sukai dan bagaimana anda mengatasinya. Dan hal yang tidak anda sukai ini harus bersifat profesional, misalnya rekan kerja anda yang cenderung telat atau tidak membalas e-mail, bukan mukanya yang jelek atau bau mulutnya.Contoh jawaban: Di perusahaan sebelumnya, saya pernah memiliki rekan kerja yang cenderung datang terlambat. Setelah didiskusikan, rekan kerja saya mengungkapkan bahwa dirinya mengalami insomnia dan memiliki kesulitan bangun tepat waktu. Kami akhirnya sepakat untuk selalu memundurkan jam kerja satu jam, namun rekan kerja saya juga harus pulang satu jam lebih lama untuk menggantikan jam kerja yang hilang di awal.says.com
8. Bagaimana cara anda bekerja di bawah tekanan?
Image via SAYS Indonesia
- Contoh jawaban: Tetap tenang. Yang biasa saya lakukan saat situasi mulai berada diluar kendali adalah menentukan prioritas. Beberapa masalah memang terlihat penting, namun setelah diperiksa lagi sebenarnya tidak mendesak. Jadi saya akan fokus ke masalah yang penting dan mendesak terlebih dahulu, baru ke masalah lain.says.com
9. Bagaimana anda melihat diri anda dalam lima tahun ke depan?
Image via SAYS Indonesia
- Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk melihat apakah anda mampu menyusun rencana. Kebanyakan orang hanya bekerja seperti menunggu bola, bukan menjemput bola. Pekerja yang baik mengerti bahwa berbagai pekerjaan perlu dilakukan dengan rencana, dan kadang perlu dipersiapkan sebelum masalah datang. Karenanya, anda harus tunjukkan jika anda memiliki rencana ke depan, entah itu untuk menjadi manager, atau mencari pengalaman dengan melibatkan departemen lain.
Contoh jawaban: Saya melihat diri saya mempelajari berbagai hal teknis di tahun pertama dan kedua. Sementara tahun ketiga dan keempat, saya akan mulai memperbanyak pengalaman dengan bekerja lintas departemen sehingga pada tahun kelima, saya siap memimpin departemen saya.says.com
10. Mengapa kami harus menerima anda?
Image via SAYS Indonesia
- Untuk pertanyaan ini, anda perlu melakukan sedikit penelitian terhadap perusahaan yang anda lamar. Triknya adalah dengan menemukan hal yang belum mereka lakukan dengan sempurna, dan menunjukkan mengapa anda adalah solusinya.
Contoh jawaban: Untuk saat ini, media cetak seperti koran dan majalah sudah mulai ditinggalkan. Sebagian besar pembaca sudah beralih ke media online. Dengan kemampuan saya di bidang web programming, saya yakin saya bisa memberikan nilai tambah kepada perusahaan media seperti perusahaan anda.says.com
11. Selain di perusahaan kami, di perusahaan mana lagi anda mengikuti interview?
Image via SAYS Indonesia
- Jika tidak dianalisa dengan benar, pertanyaan ini bisa cukup menjebak. Jawaban anda dapat menunjukkan kepada pewawancara kompetisi yang mungkin mereka dapatkan jika ingin anda bergabung ke perusahaan mereka. Dengan menjawab tidak sedang interview dimanapun, kemungkinan untuk mendapatkan anda menjadi lebih besar sehingga perusahaan lebih tertarik untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun jika anda menjawab anda juga menjalani interview dengan perusahaan lain, perusahaan ini dapat memberikan penawaran yang lebih baik (misalnya gaji yang lebih tinggi) untuk mendapatkan anda. Semua tergantung mana yang anda pilih.
Tapi yang jelas, jangan berbohong. Jika anda menjalani interview, katakan demikian, jika tidak pun katakan demikian. Akan sangat tidak profesional jika anda mengatakan tidak sedang interview namun setelah diberikan pekerjaan, anda terpaksa menolak karena sudah diterima ditempat lain.
Contoh jawaban:
1. Saya hanya melamar di perusahaan ini saja karena memang pekerjaan ini adalah impian saya
2. Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan panggilan interview dari perusahaan lain. Saya merasa akan tidak profesional jika saya tidak memenuhi panggilan tersebut. Namun tentu saja saya berada disini sekarang adalah karena saya tertarik dengan pekerjaan di perusahaan anda.says.com
12. Seandainya anda diterima, kira-kira sampai kapan anda mau bekerja di perusahaan ini?
Image via SAYS Indonesia
- Jika anda ditanya seperti ini, yang perlu anda lakukan adalah tunjukkan bahwa anda bersedia memberikan komitmen. Tapi jangan sampai anda terlihat mengada-ngada. Jawaban seperti "sampai saya pensiun" atau "selama-lamanya" bukan hanya seperti sulit dipercaya tapi juga mengesankan anda hanya mencari aman. Bekerja... bekerja... bekerja lagi sampai pensiun... Tunjukkan bahwa anda memiliki cita-cita namun tidak terlalu ambisius.
Contoh jawaban: Di setiap pekerjaan, saya selalu berusaha mencari kesempatan belajar dan mengembangkan diri saya. Saya akan bekerja di perusahaan ini selama saya terus mendapatkan tantangan untuk belajar dan berkembang.says.com
13. Apakah anda punya pertanyaan untuk kami?
Image via SAYS Indonesia
- Menjawab tidak untuk pertanyaan ini adalah SALAH BESAR! Setelah anda berdiskusi panjang lebar, akan sangat mustahil untuk tidak muncul pertanyaan satupun. Kemungkinannya hanya dua, antara anda kurang pandai sehingga sulit mengerti pembicaraan tadi, atau anda tidak tertarik dengan pekerjaan ini.
Pekerjaan ini adalah hal yang akan anda lakukan dari Senin hingga Jumat dari pukul 9 hingga 5, apakah anda yakin tidak mau mengklarifikasi hal-hal yang belum jelas? Ingat, interview itu bukan hanya tentang mereka yang ingin mengetahui tentang anda, tapi juga anda yang ingin mengetahui tentang mereka. Apakah ini benar-benar pekerjaan impianmu? Apakah perusahaan ini memang seindah yang digambarkan di iklan? Seperti apa atasanmu nanti? Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi sejelas-jelasnya.
Contoh pertanyaan:
1. Jika saya diterima, kapan saya bisa bergabung?
2. Program seperti apakah yang ditawarkan perusahaan untuk pengembangan pegawainya?
3. Selain gaji, adakah benefit lain yang ditawarkan? Misalnya asuransi atau pelatihan?says.com
14. Berapa gaji yang anda harapkan?
Image via business2community
- Oke, dari seluruh pertanyaan, ini adalah pertanyaan yang harus dijawab dengan paling hati-hati. Seni dari menjawab pertanyaan ini adalah, siapapun yang menyebutkan angka duluan artinya kalah. Kenapa begitu? Setiap perusahaan tentu memiliki anggaran tertentu untuk setiap posisi dan mereka tahu itu. Jadi jawaban apapun yang anda berikan, anggaran yang mereka miliki tetap sama.
Anggaplah anggaran untuk posisi yang anda lamar adalah 10 juta. Jika pada saat diskusi gaji, anda menyebutkan 8 atau 9 juta, mereka akan dengan senang hati mempekerjakan anda. Namun, tanpa anda tahu, anda sudah kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gaji lebih tinggi.
Lain lagi jika anda menyebutkan angka yang terlalu tinggi, 15 juta misalnya. Perusahaan bisa saja putus asa karena merasa mereka tidak dapat memenuhi keinginan anda. Akhirnya anda tidak mendapatkan pekerjaan ini. Jadi kuncinya adalah memancing perusahaan untuk menyebutkan angka mereka duluan baru anda usahakan untuk dinaikkan.
Contoh jawaban:
1. Saya lebih tertarik untuk mengetahui tentang perusahaan ini lebih jauh terlebih dahulu sebelum membicarakan gaji. (Tujuan dari jawaban ini adalah untuk memberikan anda waktu lebih lama untuk membuat mereka terkesan. Jika mereka sudah terkesan, akan lebih mudah bagi anda untuk membuat mereka meningkatkan anggaran gaji untuk anda.)
2. Tapi jika anda memang percaya diri dan berniat menyebutkan angka duluan, anda bisa menjawab dengan, "Berdasarkan rata-rata gaji di industri perminyakan dan kualifikasi saya, saya percaya angka yang sesuai untuk saya adalah 13 juta rupiah."says.com
Selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan pekerjaan impian
Sumber:
http://says.com/id/lifestyle/14-pertanyaan-interview-tersulit-dan-contoh-cara-menjawabnya
Langganan:
Postingan (Atom)


